Beberapa hari kemarin adalah hari dimana umur saya bertambah dan berkurangnya jatah hidup di dunia ini. Bersyukur masih diberi waktu untuk memperbaiki diri, merasa beruntung karena masih bisa menjalani hidup yg berkecukupan. Tidak ada perayaan..tidak ada nyanyian..Yang ada hanya doa dari teman-teman yg begitu peduli dengan keberadaan saya. Tapi itu sungguh kado yg sangat berarti, melebihi sepatu Converse yg saya incar sejak 2 bulan lalu (kasian bgt.. :p) *Kenapa setiap ultah pengennya sepatu Converse mulu y, heheheh*
Momen tahun ini saya lewati dengan sangat berat. Dimulai dari keputusan untuk mengakhiri sesuatu untuk memulai sesuatu yg baru, seperti kata Thom Yorke “Down is the new Up”. dan ternyata itu sangat tidak mudah, ada masa meratapi diri dan ada masa membela diri. Pengakuan atas kebohongan yg kelamaan, sampai kekhawatiran atas sesuatu yg tidak seharusnya menjadi beban saya lagi. Dan sampai detik ini pun belum sampai di titik terang, smua masih terasa buram karena ke-tidak-tegas-an dan ke-tidak-berani-an saya mengambil tindakan jelas. Maksud hati untuk menjaga setiap hati, tapi malah jadi memburamkan. Humh..
Tapi semoga hari ini benar-benar menjadi ending yg melegakan (walaupun menyakitkan). May be i’m the evil of this mess, but i’m just trying to fix it..
Last but not least, saya berterimakasih kepada semua teman-teman yg sudah memberikan ucapan, memanjatkan doa, memberikan harapan kepada saya. Sungguh itu sangat berarti..ternyata masih banyak yg peduli dengan keberadaan saya. Thnx so muach! ^^
WISHUALLDABEST!

No comments yet
Comments feed for this article