Tetesan itu selalu datang kala Sabtu Malam

Bukan karena keramaian yang mencekam

Tapi karena rasa yg tak mampu ku sulam

Waktu yg tak tepat selalu jadi ayat

Dari surat yg terbaca gurat

Bukankan arti “saling” itu tlah tertancap?

Ataukah hanya sebuah ucap?

Tepiskan saja smua

Slalu aku yg jadi terluka

Entah kamu juga