Hari ini chat ma temen yg baru balik dari Aussie, n dia cerita soal kehidupan cintanya yg dia buat menjadi sebuah lagu dengan kata2 yg benar2 menusuk hati. Lagu ini akan dia masukkan ke dalam mini album yg sedang digarapnya selama kepulangan dia ke Indonesia. Dia ingin berkata sesuatu kepada orang yg sudah dia sakiti. Ini salah satu penggalan liriknya.

I wish i have a clue, to mend ur broken heart with this glue!
Wont stop to reach u, just wanna fix u!
Believe me, like i believe in you! ITS TRUE!

Begitu baca tulisan2 yg dia kirim dan dari cerita dia membuat saya jadi gloomy hari ini.

Saya jadi teringat puisi yg diberikan mantan kakak saya pas mereka putus dulu. Dan sempet menjadi inspirasi saya dulu membuat lagu. Begini salah satu penggalan bunyinya.

I can’t live without u, but i’m also can’t live with u.
Loving somebody means hurting your body.
But sooner or later it’ll fade away..

Kata2 yg dibuat pada saat putus cinta memang dalam dan puitis, pagan poetry kata teman saya itu. Tidak usah muter2 dan menyendiri mencari inspirasi, ungkapan2 itu mengalir begitu saja. Tapi inspirasi itu harus dibayar dengan sakit hati. Humh..

Love might be hurt sometimes..
But it’s not the reason to not feel it anymore..
Life is too beautiful to be cried..